Teks ulasan film 5
Elang
setelah saya nonton film 5 elang, saya akan mengulas
tentang film 5 elang. Struktur teks ulasan terdiri dari orientasi, tafsiran,
evaluasi dan rangkuman, berikut teks ulasan berdasarkan empat struktur
tersebut.
1. Orientasi
5
Elang adalah sebuah film keluarga yang berkisah tentang petualangan
Pramuka. Film 5 Elang yang menceritakan petualangan 5 anak saat mengikuti
perkemahan pramuka bisa menjadi film hiburan keluarga sekaligus menanamkan
nilai-nilai positif dari kegiatan pramuka. Film ini berawal dengan menjelang kepindahan Baron
dari jakarta. Cerita berlanjut ketika Baron telah pindah di Balikpapan. Saat
pertama masuk sekolah, Baron telah bertemu Rusdi dan melihatnya dengan sinis
dari awal sehingga terlihat sekali bila Baron ada hubungannya dengan Rusdi. Hal
ini membuat kelanjutan cerita dapat ditebak. Baron sebagai murid pindahan
terlihat tidak mau membuka diri dengan sekitar dan mendapat ledekan dari teman
sekelasnya.
2. Tafsiran
Saat Baron pindah di Balikpapan dengan
sekolah SD yang baru dan diasaat itu juga sekolah SD Baron yang baru sedang
mempersiapkan kontingen penggalang SDnya yang akan mengikuti perkemahan di
saat liburan sekolah. Berkat kerja keras dan ajakan Rusdi akhirnya Baron mau
mengikuti kegiatan perkemahan pramuka bersama denganAnton, Aldy, Rio dan
Chandra. Tujuan Baron mengikuti perkemahan pramuka bersama dengan
anggota lainnya adalah tujuan yang terselubung untuk mengikuti
pameran mobil RC.
Sayangnya saat di perkemahan Rio
dan Chandra harus dipulangkan karena terkena cacar. Aldy menyukai salah satu
anggota pramuka putri bernama Sandra tapi Sandra tidak menyukainya. Di
perkemahan ini, Baron dan teman-temannya berkenalan dengan Sindai. Ia gadis
tangguh yang sering dimanfaatkan anggota regunya yang semua beranggotakan pramuka
putri.Akhirnya Sindai bergabung dengan mereka saat mencari markas bintang.
Di tengah perjalanan, terjadi perbedaan
pendapat yang menyebabkan dua kubu yakni Baron, Aldi, Sindai yang ingin kembali
ke Balikpapan dan tidak menyelesaikan kemah dan Rusdi serta Anton yang tetap
optimis akan melanjutkan kemah. Akhirnya, mereka menuju ke jalannya sendiri.
Baron akhirnya menyadari pentingnya misi Rusdi. Baron, Aldy dan Sindai yang
berencana kabur, akhirnya berencana menyusul Rusdi dan Anton dengan menelusuri jalan
yang dilewati Rusdi dan Anton. Dan dari sinilah mereka mengetahui bahwa
Rusdi dan Anton diculik. Akhirnya Baron, Aldi dan Sindai berjuang menyusun
strategi untuk membebaskan Rusdi dan Baron dari penculik. Baron dan sindai
dengan strategi mainan RC milik baron. Aldy yang pandai berenang,
menyusuri sungai untuk meminta bantuan.Kemudian strategi mereka berhasil dan akhirnya
Pembina pramuka mereka datang untuk membantu mereka. Disinilah persahabatan
mereka mulai terjalin begitu akrab. Dan mereka menyebut diri mereka“5
Elang”.
3. Evaluasi
Dalam film ini terdapat kelebihan
serta kekurangan. Kelebihan tersebut seperti :
1. pelajaran
moral saat Baron berbaik hati menolong anak lain dengan mengambilkan balon yang
tersangkut di antena diatap rumah yang sampai merelakan salah satu perangkat
mobill Rcnya.
2. Mengajarkan
buaya Go green saat peran Rusdi mengatakan, ‘’ Maaf kertasnya kecil,
penghematan buat pohon’’.
3. Cerita
film ini singkat, tidak bertele-tele sehingga mudah dicena ole anak, karena
film ini didedikasikan untuk keluarga.
4. Akting
pemain yang bagus dan terlihat natural, di bintangi oleh personil coboy junior.
5. Adanya sikap membantu antar teman dan
sikap rela berkorban
Kekurangan dari film 5 elang :
Terlihat banyak siswa yang tidak
mengenakan dasi, sedangkan peran Rusdi mengenakan dasi, karena film ini di
tonton oleh banyak kalangan, para pelajar yang mentonton akan mengikuti seperti
itu untuk tidak mengenakan dasi. Apalagi saat peran Aldi bertanya pada Rusdi
tentang keikutsertaan SD matahari dalam perkemahan, dasi aldi terlihat
tergantung di kantung dadanya hal ini tentu kurang sopan. Hal kurang sopan
terjadi saat Rusdi memperkenalkan Anton kepada kakak pembina, terlihat Anton
sedang mengunyah di hadapan kakak pembina dan sambil berdiri. Saat peran Rusdi
dan Baron sedang berjalan berdua, terlihat tidak kestabilan kamera sehingga
telihat kurang berkesinambungan.
4. Rangkuman
Film ini sangat layak untuk di saksikan keluarga, bisa menjadi film
hiburan keluarga sekaligus menanamkan nilai-nilai positif dari kegiatan pramuka.
Dapat disimpulkan bahwa film 5 Elang
bukan sekedar film keluarga yang berkisah tentang petualangan dan persahabatan
pramuka namun bisa disebut sebagai kado ulang tahun dalam rangka
memperingati 50 Tahun (Tahun Emas) Gerakan
Pramuka yang
diperingati 14 Agustus 2011 silam. Film Lima Elang ini pantas menjadi tontonan wajib bagi anggota pramuka dan bagi
orang-orang yang selama masa sekolah pernah memiliki pengalaman dalam kegiatan
kepramukaan, film 5 Elang dapat dijadikan film nostalgia. Bahkan bagi yang
tidak pernah bersentuhan dengan kegiatan pramuka, film ini pastinya akan mampu
memberikan gambaran baru tentang pramuka dengan segala seluk-beluknya.
Nama : Irma Lutviana
Kelas : 1C